Thursday, September 8, 2016

RESEP JUS NANAS SEGAR SERUT GULA JAWA

RESEP JUS NANAS SEGAR SERUT GULA JAWA

Saat cuaca panas, minum minuman yang segar lagi manis dan sedikit memiliki rasa asam tentu akan sangat melegakan. Biasanya, untuk minuman ini bisa dibuat dari buah jeruk, buah markisa atau buah nanas.

Nah, ngomongin soal buah nanas yang dijadikan minuman segar lagi melegakan, kali kita coba membuat es nanas serut gula jawa yang segar.

Seperti apa resepnya? Berikut nih resepnya.

Bahan yang diperlukan:

- 1 buah nanas (kupas, potong kecil-kecil sesuai selera)
- 1 liter air
- 5 sdm gula pasir
- 5 sdm gula jawa yang telah disisir halus
- Es serut (secukupnya)
- 2 buah cengkeh

Cara Membuat:

1. Panaskan air hingga mendidih lalu tambahkan gula pasir dan gula jawa ke dalamnya hingga larut.

2. Tambahkan cengkeh ke dalam air rebusan ini.

3. Tambahkan juga buah nanas ke dalamnya dan masak lagi hingga mendidih serta aroma nanas harum. Jika sudah matang, angkat.

4. Siapkan gelas lalu tuang nanas ke dalamnya. Tambahkan es serut ke dalamnya agar tercipta es nanas serut gula jawa yang segar, melegakan sekaligus sangat sehat.

Itulah cara membuat es nanas serut dengan gula jawa yang segar. Gimana nih, resep yang sangat mudah bukan? Selamat mencoba resep ini dan semoga kamu serta keluarga suka!

Monday, August 29, 2016

HOW TO REDUCE DEBT

Debt is what was promised to be returned or given to seseorang.hal this because you have borrowed from them or buy something from them you must pay back later. The nominal amount of your money that you promised to be returned is the amount of debt you have

Strategies Pay Off Debt
Here are ways to reduce the debt: 

  1.  reducing unnecessary expenses 
  2. do not borrow anymore  
  3. discuss your situation with the party providing the loan, to reschedule when you will be able to repay  
  4. soon pay off debts that have a component of costs and the highest interest
  5. do not buy expensive items when the amount of your debt is still high
 OTHER THAN THAT WE SHOULD HAVE A BUDGET, 
 Notes : on Budget The budget is a planning tool that mambantu us to monitor the money that we receive the money we spend funds budget is a planning process to spending so much less than we receive. Secrets of a sound financial budget is: Make sure that the money that comes out less than the money that comes 

FORMULA IS BUDGET 
EXPECTED MONEY RECEIVED - MONEY EXPECTED ISSUED = MONEY HAVE EXPECTED 

MENYIKAPI KEUANGAN DENGAN BIJAK

Cerdas mengelola, masa depan sejahtera
Tagline atau slogan diatas merupakan kata-kata yang selalu disosialisasikan kepada seluruh lapisan masyarakat pada saat melakukan edukasi keuangan. Slogan tersebut diaharapkan dapat menguggah dan meningkatkan kesadaran masyarakat agar selalu bersikap sebaik dan setepat mungkin dalam membelanjakan uang atau penghasilan dihasilkan setelah bekerja keras sudah seyogyanya digunakan dengan sebaik mungkin untuk masa depan dan keluarganya. Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa saat ini kita hidup di era konsumenisme.Hampir semua jenis barang dan jasa sangat mudah didapatkan.Dengan maraknya tawaran pembelian secara mencicil, semua barang yang sebelumnya sulit untuk didapatkan, menjadi mudah untuk didapatkan.Di satu sisi, kondisi ini tentunya memberikan manfaat dan kemudahan bagi masyarakat. Namau di sisi lain, jika kita tidak dapat bijaksana menyikapinya, kita dapat terjebak menjadi orang yang lebih mengutamakan “keinginan” dan melupakan “kebutuhan” dasar yang seharusnya diprioritaskan. Masyarakat diajak untuk menjadi makin pintar dan cerdas menggunkaan uang dan penghasilannya. Setelah menjadi pintar dan cerdas, maka akan menjadi bijak. Dan jika sikap tersebut sudah terwujud, maka masa depan akan menjadi lebih dipersiapakan dan sejahtera. Mengelola keuangan demi masa depan bukanlah sesuatu hal yang sanagt rumit dan sulit unutk dilakukan. Hal tersebut dapat dilakukan salah satunya dengan apa yang disebut dengan aktivitas Perencanaan Keuangan  (Financial Planning).

KEBIASAAN ORANG YANG SEHAT KEUANGANNYA

Seorang dapat terlihat sehat jasmaninya, namun sebetulnya menderita berbagai penyakit didalamnya dan hal ini dapat disebabkan karena kebiasaan hidup yang kurang sehat.Sama halnya dengan keuangan, seorang mungkin tidak memliki keuangan yang sehat.Dari luar orang tersebut tampak memiliki banyak unag, namun sebetulnya mereka memiliki hutang yang besar diakibatkan kebiasaan mengelola keuangan yang tidak sehat.

Berikut adalah beberapa kebiasaan orang-orang yang memiliki keuangan yang sehat :
  1. Bekerja keras untuk mendapatkan uang 
  2. Selalu mencari dan memperhatikan car-cara baru untuk mendapatkan uang atau menyimpan uang 
  3. Selalu menghitung perlembaran uang dan uang koin yang dimiliki 
  4. Memperhatikan perbedaan antara barang yang sebetulnya dibutuhkan, dengan barang yang ingin dimiliki namun menghamburkan uang 
  5. Menabung sebagian uangan untuk kejadian di luar dugaan 
  6. Melihat penawaran khusus yang dapat membantu pengeluaran 
  7. Memastikan uang disimpan secara aman 
  8. Bertanya kepada orang lain mengenai mengelola uang dan mendapatkan uang

Unsur-unsur Kesuksesan dalam Memulai Bisnis

Salah satu untuk menjadi sukses dalam berwirausaha dalah dengan mempelajari konsumen.
Konsumen adalah raja. Mengapa mereka layak jadi raja? Karena konsumen berhak memilih, mennetukan, membeli, dan menggunakan produk yang ditawarkan produsen. Sedangkan produsen adalah pelayan yang menyediakan berbagai macam produk untuk melengkapi kebutuhan dan keinginan konsumen. 

Seorang konsumen saat membeli produk akan memilih apakah produk tersebut merupakan kebutuhan atau hanya keinginan sesaat. Konsumen memiliki banyak pertimbangan terhadap suatu produk. Setidaknya terdapat beberpa pertimbangan yang menjadi landasan bagi konsumen sebelum membeli sutu produk yang ditawarkan. 

Menentukan konsumen yang tepat adalah salah satu kunci kesuksesan bisnis. Percuma memiliki produk bagus tetapi kita dapat menemukan calon konsumen yang berminat dan mau membeli produk kita.  

Ada cara sederhana yang bisa digunakan untuk memilih calon konsumen mana yang akan kita layani yaitu dengan melakukan segmenting, targeting dan positioning(STP). Penjelasannya adalah sebagai berikut :

Segementing / Segmentasi artinya pengelompokan. Yaitu mengelompokkan calon konsumen berdasarkan kriteria – kriteria tertentu. Pengelompokkan calon konsumen dibagi berdasarkan tiga hal, yaitu :
  1. Geografi Yaitu membagi kelompok calon konsumen berdasarkan wilayah yang berbeda-beda seperti negara, provinis, kota, atau desa. Pengusaha atau perusahaan akan beroperasi pada satu atau beberapa geografi yang dipandang potensial dan menguntungka
  2. Demografi Yaitu membagi calon konsumen menjadi kelompok-kelompok berdasarkan usia, jenis kelamin, tingkat pendapatan, tingkat pendidikan, dan agama. Ada bebrpa alasan segmentasi demografi hampir selalu disertakan, antara laian karena mudah pembagiannya dan dapat memeberikan gambaran tentang tren yang sedang terjadi.
  3. Psikografi Yaitu membagi calon konsumen manjadi kelompok-kelompok berdasarkan perilakunya melalui gay hidup (lifesytle), kelas sosial, nilai- nilai kehidupan yang dianut (value) dan kepribadian (personality).  Segmentasi berdasarkan psikografi ini dilakukan jika segmentasi demografi dirasa belum cukup sehingga perlu pembagian lebih jauh apa yang membuat orang-orang yang memiliki usia, pendapatan, dan pendidikan yang sama mempunyai perilaku yang berbeda dalam pembelian suatu barang atau jasa.

CARA MENGANALISA FAKTOR KEBERHASILAN KEWIRAUSAHAAN

    Mengidentifikasi Keberhasilan Usaha Seorang wirausaha yang ingin sukses atau berhasil dalam menjalankan usahanya ia harus selalu bekerja keras, disiplin, mandiri realistis, prestatif dan memiliki komitemen tinggi. Seorang wirausaha yang memiliki kemauan keras dan penuh disiplin kuat menggerakkan motivasi untuk bekerja secara sungguh-sungguh. Mereka harus tahan dalam segala penderitaan dan selalu berjuang untuk selalu memperbaiki nasibnya.
 
 Ciri-ciri wirausaha sukses  Menjadi wirausaha profesional harus memenuhi kriteria ketangguhan dan ketangguhan. Adapun ciri dari kedua kriteria tersebut adalah :

  1. Berpikir dan bertindak strategik, adatif terhadap perubahan dalam berusaha mencari peluang keuntungan teramasuk yang mengandung risiko agak besar dan dalam mengatasi masalah
  2. Selalu berusaha untuk mendapatkan keuntjngan melalui berbagai keuntungan melalui berbagai keunggulan dalam memuaskan langganan
  3. Berusaha mengenal dan mengendalikan kekuatan dan kelemahan perusahaan (dan pengusahanya) serta meningkatkan kemampuan denagn sistem pengendalian intern
  4. Selalu berusaha meningkatkan kamampuan dan ketangguhan perusahaan terutama dengan pembinaan motivasi dan semanagat kerja serta pemupukan permodalan
  5. Berani mengambil resiko serta mampu memperhitungan dan berusaha menghindarinya
  6. Selalu berupaya mencapai dan menghasilkan karya bakti yang lebih baik untuk langganan, pemilik, pemasok, tenaga kerja, masyarakat, bangsa dan negara
  7. Antipasif terhadap perubahan dan akomodatif terhadap lingkungan
Lalu bagaimana prilaku usahawan sukses itu? 
  1. Sikap jujur 
  2. Disiplin dan berani 
  3. Mandiri dan realistis 
  4. Kreatifitas dan inovatif 
 

MEMBENTUK JIWA KEWIRAUSAHAAN / ENTREPRENEUR

membentuk seseorang menjadi entrepreneur
Entrepreneur terlahir karena beberapa faktor, diantaranya :
  1. Faktor ekonomi Faktor ekonomi atau desakan ekonomi membuat seseorang terdorong untuk memulai sebuah usaha, baik itu konsinyasi atau kemitraan dengan teman yang memiliki usaha atau modal. Ada sebuah kisah seorang siswa kelas XII SMK yang terancam putus sekolah karena tidak mampu membayar iuran. Tapi karena tekat yang kuat untuk menyelesaikan sekolahnya, tanpa rasa malu dan membuang gengsi, siswa tersebut menemui seorang produsen donat dan menawarkan diri untuk membantu penjualan donat dengan system konsinyasi. Setiap hari siswa tersebut membawa 40 donat ke sekolah dan menawarkan kepada teman-teman dan guru, alhasil dalam waktu 1 bulan dia bisa melunasi tunggakan iuran sekolah dan dapat mengikuti UN 
  2.  Faktor sosial Lingkungan sosial dapet membentuk jiwa wirausaha bagi seseorang. Sebut saja Ahong anak seorang shines yang tinggal dilingkungan pasar, setiap hari melihat perilaku para wirausaha dan keuntungan finansial yang diperoleh mendorong Ahong membuka konter pulsa dengan etalase kecil yang dimodali ayahnya. Ada juga yang menjadi wirausaha karena ingin membantu orang lain yang kesusahan. 
  3. Faktor Demografi Mengingkatnya jumlah penduduk dari tahun ketahun, menyebabkan sempitnya lapangan    kerja yang berimbas pada meningkatnya angka pengangguran. Ini menjadi inspirasi bagi orang-orang untuk berpikir kreatif dan memilih menjadi wirausaha  
  4. Faktor Keluarga Faktor keluarga dapat juga memicu seseorang menjadi wirausaha. Ibu yupi yang merupakan HRD di sebuah perusahaan ternama di daerah Surabaya memutuskan untuk resign. Materi yang sudah di rasa berkecukupan mengingat suami adalah seorang manajer di perusahaan swasta, di sisi lain mereka juga belum di karuniani keturunan, maka keputusan untuk resign pun di lakukan demi melakukan program bayi tabung.namun itu tidak membuat ibu yupi menjadi berdiam diri.akhirnya beliau mendirikan usaha angkringan sego kucing dan mendirikan usaha bersama dengan keluarga.ini juga yang dialami oleh Robbert Kiyosaky yang mulai belajar bisnis sejak umur 9 tahun karena ingin seperti teman-temannya punya mantel hangat yang bagus, sepatu baru dan liburan keluar negeri.
  5. Faktor Idola Wirausaha bisa juga muncul dari keinginan individu yang termotivasi karena memiliki idola seorang pebisnis yang sukses 
  6. Faktor spekulasi / berjaga-jaga. Fakta kita lihat banyak artis yang merangkap sebagai wirausaha karena factor spekulasi atau berjaga-jaga jika kelak ketenaran mulai pudar, sehingga tidak mengalami kesulitan finansial.
  7. Faktor Karakter seseorang Ada orang yang tidak bisa bekerja dibawah tekanan dari orang lain, maka mereka memilih wirausaha sebagai jalan mencapai imipian mereka. 
  8. Faktor Hobi Mooryati Soedibyo ( Direktur utama Mustika Ratu ), memulai bisnisnya karena hobi. Beliau memanfaatkan waktu luangnya dengan menekuni hobinya membuat lulur dan jamu tradisional. Hasilnya dibagikan kepada istri teman sejawat suaminya secara gratis. Lama kelamaan produk tersebut mulai banyak dipesan dan dijual. Dimulai dari garasi rumah sampai sekarang berkembang menjadi perusahaan kosmetik yang ternama dan memiliki cabang di dalam dan di luar negeri