Kewirausahaan adalah sebuah proses dinamis dalam menciptakan
tambahan kekayaan. Kekayaan dihasilkan oleh individu yang menanggung resiko
utama dalam hal modal, waktu dan/atau komitmen karier atau menyediakan nilai
bagi beberapa produk atau jasa. Produk atau jasa mungkin dapat terlihat unik
ataupun tidak, tetapi dengan berbagai cara nilai akan dihasilkan oleh seorang
pengusaha dengan menerima dan menempatkan keterampilan dan sumber daya yang
dibutuhkan ini.
Kewirausahaan sendiri berasal dari kata wira dan usaha.
Menurut segi etimologi, wira artinya pejuang, pahlawan, manusai unggul,
teladan, gagah berani, berjiwa besar dan bewatak agung. Usaha, artinya
perbuatan amal, bekerja, berbuat sesuatu. Jadi wirausaha adalah pejuang atau
pahlawan berbuat sesuatu. Wirausaha dapat mengumpulkan sumber daya yang
dibutuhkan guna mengambil keuntungan dari padanya, dan mengambil tindakan yang
tepat guna untuk memastikan keberhasilan usahanya. Dalam kewirausahaan perlu
adanya pengembangan usaha, yang mana dapat membantu para wirausahawan untuk
mendapatkan ide dalam pembuatan barang-barang yang akan dijadikan produk yang
akan dijual. Dalam proses pengembangan usaha ini diperlukan jiwa seorang
wirausaha yang soft skill artinya ada ketekunan, berani mengambil resiko,
terampil, tidak mudah putus asa, mempunyai kemauan terus belajar, memberi
pelayanan yang terbaik kepada konsumen, sabar, pandai mengelola dan berdoa.
Pengertian kewirausahaan menurut beberapa tokoh :
1. Richard Cantilon (1973) Kewirausahaan sebagai bekerja
sendiri (self emplyment). Seorang wirausahawan membeli barang saat ini pada
harga tertentu dan menjualnya pada masa yang akan datang dengan harga tidak
menentu. Jadi definisi ini lebih menekankan pada bagaimana sesorang menghadapi
resiko atau ketidakpastian. 2. Harvey Leibenstein (1968,1979) Kewirausahaan
mencakup kegiatan-kegiatan yang dibutuhkan untuk menciptakan atau melaksanakan
perusahaan saat semua pasar belum terbentuk atau belum teridentifikasi dengan
jelas, atau komponen fungsi produksinya belum diketahui sepenuhnya, 3. Robin
(1996) Kewirausahaan adalah suatu proses
sesorang guna mengejar peluang- peluang memenuhi kebutuhan dan keinginan
melalui inovasi, tanpa memperhatikan sumber daya yang mereka kendalikan. 4.
Enterpreneurship Center at Miami University of Ohio Kewirausahaan sebagai
proses mengidentifikasi, mengembangkan, dan membawa visi ke dalam kehidupan.
Visi tersebut bisa berupa ide inovatif, peluang, cara yang lebih baik dalam
menajalankan sesuatu. Hasil akhir dari proses tersebut adalah pencipataan usaha
baru yang dibentuk pada kondisi risiko dan ketidakpastian. 5. Inpres No. 4 Tahun
1995 tentang GNMMK yaitu Gerakan Nasional Memasyarakatkan dan Membudayakan
Kewirausahaan
Kewirausahaan adalah sikap, semangat, perilaku, dan
kemampuan seseorang dalam menangani usaha atau kegiatan yang mengarah pada
upaya cara kerja, teknologi dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam
rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan keuntungan yang lebih besar.
Sedangkan istilah wirausaha diperkenalkan oleh Prof. Dr.
Suparman Sumahamijaya pada tahun 1975 dengan menjabarkan dalam istilah aslinya
yaitu entrepreneur, dalam arti mereka yang memulai usaha baru, menanggung
segala resiko, dan mendapatkan keuntungan.
Kata “Wirausaha” merupakan terjemahan dari istilah bahasa
inggris entrepreneur, yang artinya adalah orang-orang yang mempunyai kemampuan
untuk melihat dan menilai kesempatan peluang bisnis. J.B Say menggambarkan
pengusaha sebagai orang yang mampu memindahkan sumber-sumber ekonomi dari
tingkat produktivitas rendah ke tingkat produktivitas tinggi karena mampu
menghasilkan produk yang lebih banyak.
Sedangkan pengertian wirausaha menurut para ahli adalah
sebagai berikut:
1. Menurut pandangan seorang
Businessman Wirausaha adalah ancaman, pesaing baru atu juga bisa seorang
partner, pemasok, konsumen atau seorang yang bisa diajak kerjasama. 2. Menurut pandangan seorang Ekonom Wirausaha adalah seorang atau
sekelompok orang yang mengorganisir faktor-faktor produksi, alam, tenaga, modal
dan skilluntuk tujuan berproduksi. 3. Menurut pandangan seorang Psikologi Wirausaha adalah seorang yang
memiliki tujuan, suka mengadakan eksperimen atau menampilkan kebebasan dirinya
di luar kekuasaan orang lain. 4. Menurut pandangan seorang Pemodal Wirausaha
adalah seseorang yang menciptakan kesejahteraan untuk orang lain yang menemukan
cara-cara baru untuk menggunakan resources, mengurangi pemborosan dan membuka
lapangan kerja yang disenangi masyrakat. 5. Menurut Gede Prama. SWP. 09/XI/1966
Wirausaha adalah orang-orang yang berani memaksa dirinya untuk menjadi pelayan
bagi orang lain
Dari berbagai definisi wirausaha yang sudah sebagian di
jelaskan di atas.apapun kesimpulan anda, atau bahkan apapun definisi dari
berbagai tokoh dalam hal menterjemahkan tentang wirausaha, yang pasti
kewirausahaan adalah salah satu jalan untuk menjemput rezeki dan jalan untuk
mencapai mimpi mimpi anda.
Pendapat lain mengatakan bahwa Kewirausahaan adalah
semangat, sikap, perilaku, dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha dan
atau kegiatan yang mengarah kepada upaya mencari, menciptakan, menerapkan cara
kerja, teknologi dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka
memberikan pelayanan yang baik atau memperoleh keuntungan yang besar. Dari
uraian di atas dapat kita simpulkan bahwa wirausahawan itu adalah orang yang
mempunyai kemampuan melihat dan memiliki kesempatan bisnis, mengumpulkan sumber
daya yang dibutuhkan guna mengambil keuntungan dan tindakan yang tepat dalam
memastikan kesuksesan.
Setelah memahami pengertian kewirausahaan harus di pahami
juga perlukah kita juga belajar untuk menjadi seorang wirausaha? bagaimana dan
kenapa? dalam bukunya : “Cash Flow Quadrant” Robbert Kiyosaky menjelaskan
dengan gamlang, kenapa kita harus memilih menjadi seorang wirausaha. Dalam buku
ini akan dipaparkan secara sederhana Teori Cash Flow Quadrant Robbert Kiyosaky,
dari ulasan tetang teori yang ada di buku beliau ini mudah-mudahan Anda
terinspirasi untuk menjadi seorang entrepreneur.
No comments:
Post a Comment