Saturday, August 27, 2016

PENGERTIAN KEWIRAUSAAN



Kewirausahaan adalah sebuah proses dinamis dalam menciptakan tambahan kekayaan. Kekayaan dihasilkan oleh individu yang menanggung resiko utama dalam hal modal, waktu dan/atau komitmen karier atau menyediakan nilai bagi beberapa produk atau jasa. Produk atau jasa mungkin dapat terlihat unik ataupun tidak, tetapi dengan berbagai cara nilai akan dihasilkan oleh seorang pengusaha dengan menerima dan menempatkan keterampilan dan sumber daya yang dibutuhkan ini.
Kewirausahaan sendiri berasal dari kata wira dan usaha. Menurut segi etimologi, wira artinya pejuang, pahlawan, manusai unggul, teladan, gagah berani, berjiwa besar dan bewatak agung. Usaha, artinya perbuatan amal, bekerja, berbuat sesuatu. Jadi wirausaha adalah pejuang atau pahlawan berbuat sesuatu. Wirausaha dapat mengumpulkan sumber daya yang dibutuhkan guna mengambil keuntungan dari padanya, dan mengambil tindakan yang tepat guna untuk memastikan keberhasilan usahanya. Dalam kewirausahaan perlu adanya pengembangan usaha, yang mana dapat membantu para wirausahawan untuk mendapatkan ide dalam pembuatan barang-barang yang akan dijadikan produk yang akan dijual. Dalam proses pengembangan usaha ini diperlukan jiwa seorang wirausaha yang soft skill artinya ada ketekunan, berani mengambil resiko, terampil, tidak mudah putus asa, mempunyai kemauan terus belajar, memberi pelayanan yang terbaik kepada konsumen, sabar, pandai mengelola dan berdoa.
Pengertian kewirausahaan menurut beberapa tokoh :
1. Richard Cantilon (1973) Kewirausahaan sebagai bekerja sendiri (self emplyment). Seorang wirausahawan membeli barang saat ini pada harga tertentu dan menjualnya pada masa yang akan datang dengan harga tidak menentu. Jadi definisi ini lebih menekankan pada bagaimana sesorang menghadapi resiko atau ketidakpastian. 2. Harvey Leibenstein (1968,1979) Kewirausahaan mencakup kegiatan-kegiatan yang dibutuhkan untuk menciptakan atau melaksanakan perusahaan saat semua pasar belum terbentuk atau belum teridentifikasi dengan jelas, atau komponen fungsi produksinya belum diketahui sepenuhnya, 3. Robin (1996)  Kewirausahaan adalah suatu proses sesorang guna mengejar peluang- peluang memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui inovasi, tanpa memperhatikan sumber daya yang mereka kendalikan. 4. Enterpreneurship Center at Miami University of Ohio Kewirausahaan sebagai proses mengidentifikasi, mengembangkan, dan membawa visi ke dalam kehidupan. Visi tersebut bisa berupa ide inovatif, peluang, cara yang lebih baik dalam menajalankan sesuatu. Hasil akhir dari proses tersebut adalah pencipataan usaha baru yang dibentuk pada kondisi risiko dan ketidakpastian. 5. Inpres No. 4 Tahun 1995 tentang GNMMK yaitu Gerakan Nasional Memasyarakatkan dan Membudayakan Kewirausahaan
Kewirausahaan adalah sikap, semangat, perilaku, dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha atau kegiatan yang mengarah pada upaya cara kerja, teknologi dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan keuntungan yang lebih besar.
Sedangkan istilah wirausaha diperkenalkan oleh Prof. Dr. Suparman Sumahamijaya pada tahun 1975 dengan menjabarkan dalam istilah aslinya yaitu entrepreneur, dalam arti mereka yang memulai usaha baru, menanggung segala resiko, dan mendapatkan keuntungan.
Kata “Wirausaha” merupakan terjemahan dari istilah bahasa inggris entrepreneur, yang artinya adalah orang-orang yang mempunyai kemampuan untuk melihat dan menilai kesempatan peluang bisnis. J.B Say menggambarkan pengusaha sebagai orang yang mampu memindahkan sumber-sumber ekonomi dari tingkat produktivitas rendah ke tingkat produktivitas tinggi karena mampu menghasilkan produk yang lebih banyak.
Sedangkan pengertian wirausaha menurut para ahli adalah sebagai berikut:
1. Menurut pandangan seorang  Businessman Wirausaha adalah ancaman, pesaing baru atu juga bisa seorang partner, pemasok, konsumen atau seorang yang bisa diajak kerjasama.  2. Menurut pandangan seorang  Ekonom Wirausaha adalah seorang atau sekelompok orang yang mengorganisir faktor-faktor produksi, alam, tenaga, modal dan skilluntuk tujuan berproduksi. 3. Menurut pandangan seorang  Psikologi Wirausaha adalah seorang yang memiliki tujuan, suka mengadakan eksperimen atau menampilkan kebebasan dirinya di luar kekuasaan orang lain. 4. Menurut pandangan seorang Pemodal Wirausaha adalah seseorang yang menciptakan kesejahteraan untuk orang lain yang menemukan cara-cara baru untuk menggunakan resources, mengurangi pemborosan dan membuka lapangan kerja yang disenangi masyrakat. 5. Menurut Gede Prama. SWP. 09/XI/1966 Wirausaha adalah orang-orang yang berani memaksa dirinya untuk menjadi pelayan bagi orang lain 
Dari berbagai definisi wirausaha yang sudah sebagian di jelaskan di atas.apapun kesimpulan anda, atau bahkan apapun definisi dari berbagai tokoh dalam hal menterjemahkan tentang wirausaha, yang pasti kewirausahaan adalah salah satu jalan untuk menjemput rezeki dan jalan untuk mencapai mimpi mimpi anda. 
Pendapat lain mengatakan bahwa Kewirausahaan adalah semangat, sikap, perilaku, dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha dan atau kegiatan yang mengarah kepada upaya mencari, menciptakan, menerapkan cara kerja, teknologi dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang baik atau memperoleh keuntungan yang besar. Dari uraian di atas dapat kita simpulkan bahwa wirausahawan itu adalah orang yang mempunyai kemampuan melihat dan memiliki kesempatan bisnis, mengumpulkan sumber daya yang dibutuhkan guna mengambil keuntungan dan tindakan yang tepat dalam memastikan kesuksesan. 
Setelah memahami pengertian kewirausahaan harus di pahami juga perlukah kita juga belajar untuk menjadi seorang wirausaha? bagaimana dan kenapa? dalam bukunya : “Cash Flow Quadrant” Robbert Kiyosaky menjelaskan dengan gamlang, kenapa kita harus memilih menjadi seorang wirausaha. Dalam buku ini akan dipaparkan secara sederhana Teori Cash Flow Quadrant Robbert Kiyosaky, dari ulasan tetang teori yang ada di buku beliau ini mudah-mudahan Anda terinspirasi untuk menjadi seorang entrepreneur.

No comments:

Post a Comment